Sejarah dan Perkembangan Payung

Di musim hujan seperti ini, kita tentu membutuhkan peralatan perlindungan air hujan, terutama jika itu bukan payung, mungkin juga untuk tikar hujan, tetapi karena payung paling sering digunakan, kita akan membahas payung.

Payung adalah benda tangan yang mencegah hujan masuk atau melembabkan tubuh. Payung juga bisa digunakan untuk menahan panas terik matahari.

Kami menggunakan payung di musim hujan untuk melindungi tubuh dari hujan. Pada awalnya, payung dikembangkan sebagai pelindung matahari, yang tidak melindungi kita dari hujan.

Tidak ada yang tahu pasti siapa yang merupakan penemu pertama dari payung, tetapi pada kenyataannya, payung itu digunakan sejak zaman kuno tepatnya sekitar 4.000 tahun yang lalu. Mungkin payung ini pertama kali digunakan oleh orang Cina sekitar abad ke-11 SM. Chr. Bekas Baca juga brosur, sejarah produksi kertas dan evolusinya

Peradaban Mesir dan Babilonia juga menggunakan payung sebagai pelindung matahari. Telah ditemukan bahwa di balik penggunaan payung pada saat ini adalah sesuatu yang aneh, yaitu payung yang berfungsi sebagai simbol otoritas dan hanya berlaku untuk orang-orang tertentu, seperti. Misalnya, pejabat senior di Timur Jauh.


Di Eropa, orang Yunani adalah yang pertama menggunakan payung untuk perlindungan matahari. grosir souvenir payung lipat , ada pandangan bahwa mereka yang menggunakan payung sebagai jas hujan adalah orang Romawi kuno.

Pada Abad Pertengahan, payung sementara ditarik dari peredaran. Selain itu, bayangan muncul lagi di Italia pada akhir abad keenam belas. Pada 1680 sebuah payung diperkenalkan di Prancis dan kemudian di Inggris. Sebagian besar nuansa ikan mas ini digunakan untuk aksesori untuk wanita elit. Selain wanita, pria Eropa, terutama Inggris, tertarik menggunakan payung sebagai aksesori. Sangking secara populer dikenal oleh orang Inggris sebagai “Jalan Teman”.

Payung generasi pertama di Eropa terbuat dari kayu atau tulang paus dan ditutupi dengan kain yang dilapisi minyak. Sebagai seorang penarik, Anda mendapatkan catatan seni dengan gambar-gambar berwarna dan pegangan kayu melengkung, sejenis kayu hitam, dll. Akhirnya, pada 1852, Samuel Fox menemukan kerangka besi untuk mendukung kendi. Sejak itu, teknik desain layar lebih berfokus pada cara menemukan teknologi untuk menutup atau melipat layar agar lebih praktis saat dikenakan.

Ini adalah sejarah payung dari waktu ke waktu, yang membutuhkan berbagai cara untuk memperkenalkan payung, sampai sekarang payung telah menjadi objek atau alat berharga di musim hujan. Tidak hanya di musim hujan, bayang-bayang juga bekerja di musim kemarau untuk menghindari sinar matahari. Intinya, payung sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia saat ini.

Uncategorized

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*